Parepare — Sat Lantas Polres Parepare mengintensifkan kegiatan Commander Wish pada pagi hari untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas atau Kamseltibcar. Kegiatan tersebut menyasar sejumlah ruas jalan yang memiliki aktivitas kendaraan cukup tinggi.
Kegiatan Commander Wish berlangsung pada Selasa, 1 September 2026, mulai pukul 06.45 WITA. Personel Satuan Lalu Lintas ditempatkan di sejumlah titik yang dinilai membutuhkan kehadiran polisi pada jam sibuk pagi.
Penempatan personel dilakukan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Parepare. Petugas berada di persimpangan jalan, kawasan sekolah, pasar, serta pusat aktivitas masyarakat.
Kehadiran personel di lokasi tersebut bertujuan mengantisipasi peningkatan volume kendaraan. Selain itu, petugas juga membantu masyarakat agar dapat menjalankan aktivitas pagi dengan aman dan tertib.
Commander Wish menjadi salah satu bentuk pelayanan langsung kepolisian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, personel tidak hanya mengatur kendaraan, tetapi juga mengawasi kondisi lalu lintas di lapangan.
Jam sibuk pagi menjadi perhatian utama karena mobilitas masyarakat meningkat secara bersamaan. Pelajar berangkat ke sekolah, pekerja menuju tempat kerja, sementara aktivitas perdagangan mulai berlangsung.
Karena itu, kehadiran petugas di titik strategis diharapkan dapat mengurangi potensi gangguan lalu lintas. Pengaturan juga dilakukan untuk menjaga arus kendaraan tetap bergerak dan mencegah penumpukan.
Kasat Lantas Polres Parepare AKP Dr. Rusdi Yunus, S.H., M.H., mengatakan Commander Wish merupakan bentuk kehadiran nyata Polri di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini tidak hanya fokus pada pengaturan arus lalu lintas. Kami juga hadir untuk memberikan rasa aman kepada pengguna jalan, pelajar, pekerja, dan masyarakat umum yang beraktivitas di pagi hari.”
Menurut Rusdi, pelayanan kepolisian pada pagi hari tidak sebatas mengurai kepadatan kendaraan. Personel juga berupaya membangun kesadaran masyarakat agar semakin disiplin ketika berada di jalan raya.
Selain melakukan penjagaan dan pengaturan arus, personel Sat Lantas memberikan imbauan secara humanis kepada para pengendara. Edukasi tersebut diarahkan pada kebiasaan berkendara yang aman dan sesuai aturan.
Beberapa hal yang menjadi perhatian petugas antara lain:
- Menggunakan helm SNI bagi pengendara sepeda motor.
- Membawa dan melengkapi surat-surat kendaraan.
- Tidak menggunakan ponsel saat berkendara.
- Mematuhi rambu-rambu lalu lintas.
- Mengutamakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
- Berkendara secara tertib dan tidak melakukan tindakan yang membahayakan.
Pendekatan humanis menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Petugas memberikan pemahaman kepada masyarakat tanpa mengabaikan aspek penegakan aturan lalu lintas.
Langkah itu sekaligus mendorong masyarakat untuk memahami bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Kedisiplinan pengendara dapat membantu menekan risiko kecelakaan lalu lintas.
Rusdi juga mengajak masyarakat Kota Parepare untuk ikut membangun budaya tertib berlalu lintas.
“Kami mengajak seluruh warga Kota Parepare untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Disiplin di jalan adalah kunci utama untuk mencegah terjadinya kecelakaan.”
Commander Wish Sat Lantas Polres Parepare Dorong Budaya Tertib
Kegiatan Commander Wish tidak hanya berorientasi pada kondisi lalu lintas saat itu. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas secara berkelanjutan.
Kebiasaan sederhana seperti menggunakan helm, mematuhi rambu, serta tidak menggunakan ponsel saat berkendara memiliki peran penting. Pengendara juga perlu menjaga kecepatan dan memperhatikan kondisi sekitar.
Terlebih, kawasan sekolah dan pusat aktivitas masyarakat membutuhkan perhatian lebih. Banyak pengguna jalan dengan karakteristik berbeda beraktivitas pada waktu yang sama.
Karena itu, edukasi dan pengaturan lalu lintas perlu berjalan beriringan. Kehadiran personel kepolisian di lapangan menjadi salah satu upaya untuk menciptakan kondisi tersebut.
Selama Commander Wish berlangsung, situasi lalu lintas di wilayah hukum Polres Parepare terpantau aman, tertib, dan lancar. Tidak ditemukan kemacetan panjang yang mengganggu aktivitas masyarakat.
Selain itu, tidak terdapat pelanggaran menonjol yang berdampak terhadap kelancaran lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
Kondisi tersebut menjadi bagian dari tujuan pelaksanaan pengaturan lalu lintas pada pagi hari. Dengan personel berada di lokasi, potensi gangguan dapat dipantau lebih awal.
Meski demikian, kepolisian tetap mengingatkan masyarakat agar tidak bergantung pada kehadiran petugas. Keselamatan berlalu lintas membutuhkan kesadaran setiap pengguna jalan.
Sat Lantas Polres Parepare memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pada saat yang sama, kegiatan tersebut diharapkan mendukung terciptanya lingkungan lalu lintas yang semakin aman. Masyarakat juga diharapkan ikut menjaga ketertiban dengan mematuhi setiap aturan yang berlaku.
(Humas Polres Parepare)
