PAREPARE — Pohon tua tumbang di tengah angin kencang dan menimpa dua rumah warga di Jalan Bau Massepe, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Minggu (13/9/2026) pagi.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 Wita di kawasan permukiman warga RT 003/RW 001. Meski menyebabkan kerusakan pada dua rumah, kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa.
Polsek Bacukiki menerima laporan terkait musibah tersebut dan melakukan penanganan bersama tim gabungan penanggulangan bencana. Personel kepolisian bersama BPBD dan pihak Kelurahan Cappa Galung kemudian bergerak ke lokasi untuk memastikan kondisi warga serta membersihkan material pohon yang tumbang.
Salah satu rumah yang terdampak milik Haswan, 51 tahun, seorang wiraswasta. Rumahnya mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atap dan dinding yang berbahan seng serta balok kayu.
Kerusakan rumah Haswan diperkirakan menimbulkan kerugian materi sekitar Rp15 juta.
Sementara rumah kedua milik Arni, 19 tahun, mahasiswa, mengalami kerusakan pada bagian atap yang juga menggunakan material seng dan balok kayu. Kerugian akibat kerusakan tersebut ditaksir sekitar Rp5 juta.
Dengan demikian, total kerugian materi akibat pohon tumbang tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta.
Pohon yang tumbang diketahui merupakan jenis kayu Jawa. Pohon tersebut tergolong sudah tua dengan ukuran cukup besar dan tinggi serta berada di kawasan perbukitan yang berdekatan dengan permukiman warga.
Saat kejadian, kondisi cuaca juga disertai angin kencang. Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan pohon tua tersebut tumbang hingga berdampak pada rumah warga.
Tim gabungan saat tiba di lokasi, langsung melakukan penanganan. Petugas menggunakan mesin pemotong atau senso serta sejumlah peralatan lainnya untuk memotong bagian pohon yang tumbang dan membersihkan material yang menghalangi area permukiman.
Proses pemotongan dan pembersihan material pohon berlangsung sekitar 50 menit dan dinyatakan selesai.
Selama proses penanganan, situasi di lokasi berlangsung aman dan lancar.
Kapolsek Bacukiki AKP Bustan Tarika mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerusakan dua rumah menunjukkan adanya potensi bahaya dari keberadaan pohon berukuran besar di sekitar permukiman.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerusakan terjadi pada dua rumah warga akibat tertimpa pohon yang tumbang,” demikian keterangan Kapolsek Bacukiki AKP Bustan Tarika dalam laporan penanganan kejadian tersebut.
Peristiwa di Jalan Bau Massepe menjadi perhatian karena masih terdapat sejumlah pohon berukuran besar di sekitar kawasan permukiman warga.
Polsek Bacukiki mengingatkan pentingnya langkah antisipasi, terutama terhadap pohon yang sudah tua, berukuran besar, atau berada di lokasi yang berpotensi membahayakan rumah dan aktivitas masyarakat.
Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian dari instansi terkait. Pemeliharaan, pemeriksaan kondisi pohon, hingga penanganan terhadap pohon yang dinilai rawan tumbang dapat dilakukan sebagai langkah pencegahan.
Langkah antisipasi dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa, terlebih ketika cuaca disertai angin kencang.
Kapolsek Bacukiki AKP Bustan Tarika juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana di lingkungan permukiman. Penanganan pohon yang rawan tumbang diharapkan dapat dilakukan sebelum menimbulkan korban maupun kerugian yang lebih besar.
Personil Polsek Bacukiki tetap melakukan pemantauan terhadap situasi di sekitar kawasan tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan adanya pohon lain yang berpotensi tumbang.
