Gerakan Pangan Murah Polres Parepare Dianggap Solusi Beras Mahal
PPID Polres Parepare — Mahalnya harga beras di Kota Parepare, Sulawesi Selatan beberapa bulan terakhir ini membuat warga menjerit. Kota Parepare yang diapit oleh tiga kabupaten penghasil beras, dua diantaranya adalah kabupaten yang dikenal Lumbung beras, Kabupaten Pinrang dan Kabupaten Sidap.
Harga beras kini tembus Rp. 16 ribu perkilogram dari harga sebelumnya sekira Rp. 12 ribu perkilogram. Mahalnya harga beras membuat Polres Parepare, Polda Sulawesi Seatan, menggelar program gerakan pangan murah. Program gerakan pangan murah itu bekerja sama dengan Perum Bulog Kota Parepare, tujuanya untuk membantu warga Kota Parepare ditengah mahalnya harga beras.
” Kita menggelar Pasar pangan murah untuk membantu masyarakat Kota Parepare dengan menyiapkan beras murah agar masyarat bisa terbantu dengan progra ini, ” Ungkap Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda, melalui Kasat Binmas Polres Parepare, AKP Anwar, Selasa(12/08/2025).
Program gerakan pangan murah itu dinilai oleh masyarakat merupakan program yang sangat membantu masyarakat ditengah mahalnya harga beras. Dalam program gerakan pangan murah itu beras per sak ukuran 5 kilogram hanya dijual Rp. 57.000 lebih murah dari harga beras di pasaran yang mencapai Rp. 62.000 dengan ukuran yang sama.
” Gerakan pangan murah yang digelar Polres Parepare itu sangat membantu masyarakat Kota Parepare ditenah mahalnya harga beras. ” terang Wahyuni seorang ibu rumah tangga di Kelurahan Lapadde, Kota Parepare.
Kata Wahyuni selain membantu meringankan beban keluarga, program gerakan pangan murah juga menjadi solusi ditengah mahalnya harga beras. Akhir-akhir ini wahyuni bersama warga Lapadde lainnya hanya menunggu program beras murah yang digelar dinas ketahanan pangan seminggu sekali.
Gerakan pangan murah Polres Parepare, itu sudah digelar di berbagai titik sejak empat hari terakhir, warga Parepare pun mengapresiasi Program unggulan itu. (PPID)
