PPID Polres Parepare
PAREPARE — Sebuah pohon besar jenis kayu jawa tumbang dan menutup sebagian badan Jalan Jenderal Ahmad Yani Km 5, tepatnya di depan Pekuburan China, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 10.25 Wita.
Insiden tersebut mengakibatkan satu unit mobil Toyota Rush bernomor polisi DP 1916 LF dan sebuah gerobak kopi tertimpa batang pohon. Arus lalu lintas di salah satu jalur utama Kota Parepare itu pun sempat mengalami kemacetan akibat badan jalan tertutup ranting dan batang pohon.
Meski menimbulkan kerusakan material, peristiwa tersebut tidak menyebabkan korban jiwa. Pengemudi mobil, Whisnu Fergiantra (34), bersama penumpang yang menyertainya berhasil selamat tanpa mengalami luka.
Menurut keterangan Whisnu, dirinya bersama keluarga sedang dalam perjalanan menuju Kabupaten Soppeng untuk bersilaturahmi menggunakan kendaraan sewaan. Saat tiba di lokasi, istrinya turun untuk membeli kopi di pinggir jalan.
“Tidak lama setelah istri saya turun dari mobil, tiba-tiba pohon yang berada di seberang jalan tumbang dan menimpa kendaraan kami,” ungkapnya.
Sementara itu, penjual kopi bernama Adi (30) turut menjadi korban dalam kejadian tersebut. Ia mengalami luka lecet pada lengan kiri dan punggung sebelah kiri setelah terkena dampak tumbangnya pohon saat sedang melayani pembeli.
Tak lama setelah menerima laporan, Tim BPBD Kota Parepare bersama personel Satlantas Polres Parepare dan anggota Polsek Ujung tiba di lokasi untuk melakukan penanganan.
Petugas BPBD yang membawa peralatan pemotongan langsung melakukan evakuasi dengan memotong batang dan ranting pohon yang menutupi badan jalan. Di saat bersamaan, personel kepolisian melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mengurai kepadatan kendaraan yang mulai mengular di sekitar lokasi.
Proses evakuasi berlangsung dengan melibatkan berbagai pihak. Setelah pohon berhasil dipotong, personel kepolisian bersama warga sekitar bahu-membahu menyingkirkan potongan batang dan ranting dari badan jalan untuk mempercepat pembukaan akses lalu lintas.
Kerja cepat petugas akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 11.35 Wita, proses pembersihan selesai dilakukan dan arus kendaraan kembali normal.
Kolaborasi antara BPBD, kepolisian, dan masyarakat menjadi kunci percepatan penanganan insiden tersebut sehingga dampak kemacetan dapat segera diatasi dan aktivitas warga kembali berjalan lancar.
